Senin , 16 Juli 2018 | LOGIN | Web Fakultas | Web Universitas | Jurnal Agroteknologi    
 
 
 
 
  home Profil pengumuman download mahasiswa alumni dosen matakuliah pkl kontak  
 
 
 

Matakuliah
KKNI

Matakuliah
NON KKNI

Kartu
Rencana Studi
 
MK : Pemuliaan Tanaman
KKNI - 4 - PGR 1421 - W - 3 (2-1)
 
Dosen : ZULFAHMI, S.Hut, M.Si   LENNY SASMITA, S.P., M.Si.   RITA ELFIANIS, SP., M.Sc
     
Deskripsi :
Mata kuliah ini membahas tentang metode perakitan kultivar unggul yang adaptif dan stabil secara efektif dan efisien, mencakup tahap pembentukan keragaman genetik, seleksi dan pengujiannya, teknik konservasi sumber daya plasma nutfah pemuliaan, serta pemanfaatan bioteknologi dalam pemuliaan tanaman
     
Learning Outcome :
-
 
TM Kemampuan Akhir
yang diharapkan
Pokok Bahasan Indikator Penilaian Metode
Pembelajaran
Bobot
Nilai
           
1
Mahasiswa mampu menjelaskan Definisi dan Tujuan Pemuliaan Tanaman, tahap-tahap pemuliaan tanaman, serta ilmu pendukung pemuliaan tanaman.
 

Pendahuluan
 
Mahasiswa mampu menjelaskan Definisi dan Tujuan Pemuliaan Tanaman, tahap-tahap pemuliaan tanaman, serta ilmu pendukung pemuliaan tanaman.

 
1. Orientasi
2. Tanya jawab
3. Diskusi
2 %
2
Mahasiswa mampu menjelaskan hibridisasi, mutasi, poliploidisasi, variasi somaklonal, dan rekayasa genetika
 

Strategi Pemuliaan Tanaman
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang bagaimana cara meningkatkan variasi atau keragaman genetic (hibridisasi, mutasi, poliploidisasi, variasi somaklonal, dan rekayasa genetika)
 
1. Orientasi
2. Tanya jawab
3. Diskusi
5 %
3
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang
Morfologi Bunga,
Tahapan Reproduksi seksual
(Pembentukan gamet, penyerbukan dan pembuahan)

 

Sistem Reproduksi Tanaman
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang
Morfologi Bunga,
Tahapan Reproduksi seksual
(Pembentukan gamet, penyerbukan dan pembuahan)


 
1. Orientasi
2. Tanya jawab
3. Diskusi
4
Mahasiswa mampu menjelaskan menjelaskan tentang faktor-faktor penyebab tanaman menyerbuk silang (self-incompaČtibility dan male- sterility)
 



Sistem Reproduksi Tanaman
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang faktor-faktor penyebab tanaman menyerbuk silang (self-incompaČtibility dan male- sterility)
 
1. Orientasi
2. Tanya jawab
3. Diskusi
5 %
5
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang pertimbangan penggunaan metode seleksi, Seleksi langsung: seleksi karakter tunggal, seleksi beberapa karakter (seleksi simultan, seleksi indeks), Seleksi tidak langsung: korelasi antar karakter, analisis peragam untuk menduga korelasi genetik, analisis lintas, respon terkorelasi
 

Hibridisasi

 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang seleksi berdasarkan karakter kriteria seleksi
 
1. Orientasi
2. Tanya jawab
3. Diskusi
6
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang Dasar Genetik Tanaman Menyerbuk Sendiri,
Metode Seleksi Tanaman Menyerbuk sendiri
(
Seleksi Massa,
Galur Murni,
Bulk Selection,
Back cross selection,
Pedigree ).

 

Metode Pemuliaan Tanaman Menyerbuk Sendiri

 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang
Dasar Genetik Tanaman Menyerbuk Sendiri,
Metode Seleksi Tanaman Menyerbuk sendiri
(
Seleksi Massa,
Galur Murni,
Bulk Selection,
Back cross selection,
Pedigree ).

 
1. Orientasi
2. Tanya jawab
3. Diskusi
7
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang Dasar Genetik Tanaman Menyerbuk Sendiri,
Metode Seleksi Tanaman Menyerbuk sendiri
(
Seleksi Massa,
Galur Murni,
Bulk Selection,
Back cross selection,
Pedigree ).

 

Metode Pemuliaan Tanaman Menyerbuk Sendiri

 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang Dasar Genetik Tanaman Menyerbuk Sendiri,
Metode Seleksi Tanaman Menyerbuk sendiri
(
Seleksi Massa,
Galur Murni,
Bulk Selection,
Back cross selection,
Pedigree ).

 
1. Orientasi
2. Tanya jawab
3. Diskusi
10%
8
 

UTS
 
 
9
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang Dasar Genetik Tanaman Menyerbuk Silang, Pembentukan Populasi Dasar,
Metode Seleksi Tanaman Menyerbuk Silang (Seleksi Massa, Ear to Row, Recurent Selection, Varietas Sintesis dan Komposit).
 

Metode Pemuliaan Tanaman Menyerbuk Silang

 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang
Dasar Genetik Tanaman Menyerbuk Silang, Pembentukan Populasi Dasar,
Metode Seleksi Tanaman Menyerbuk Silang (Seleksi Massa, Ear to Row, Recurent Selection, Varietas Sintesis dan Komposit).
 
1. Orientasi
2. Tanya jawab
3. Diskusi
10
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang Dasar Genetik Tanaman Menyerbuk Silang, Pembentukan Populasi Dasar,
Metode Seleksi Tanaman Menyerbuk Silang (Seleksi Massa, Ear to Row, Recurent Selection, Varietas Sintesis dan Komposit).
 

Metode Pemuliaan Tanaman Menyerbuk Silang

 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang
Dasar Genetik Tanaman Menyerbuk Silang, Pembentukan Populasi Dasar,
Metode Seleksi Tanaman Menyerbuk Silang (Seleksi Massa, Ear to Row, Recurent Selection, Varietas Sintesis dan Komposit).
 
1. Orientasi
2. Tanya jawab
3. Diskusi
11
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang Pengertian Heritabilitas dalam arti luas dan arti Sempit,
Beberapa Metode Pendugaan Heritabilitas,
Makna Heritabilitas dalam Pemuliaan Tanaman,
Beberapa parameter statistik dalam mengukur kemajuan seleksi program pemuliaan tanaman.

 

Heritabilitas dan Kemajuan Seleksi

 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang
Pengertian Heritabilitas dalam arti luas dan arti Sempit,
Beberapa Metode Pendugaan Heritabilitas,
Makna Heritabilitas dalam Pemuliaan Tanaman,
Beberapa parameter statistik dalam mengukur kemajuan seleksi program pemuliaan tanaman.

 
1. Orientasi
2. Tanya jawab
3. Diskusi
12
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang
Pengertian Heritabilitas dalam arti luas dan arti Sempit,
Beberapa Metode Pendugaan Heritabilitas,
Makna Heritabilitas dalam Pemuliaan Tanaman,
Beberapa parameter statistik dalam mengukur kemajuan seleksi program pemuliaan tanaman.

 

Heritabilitas dan Kemajuan Seleksi

 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang
Pengertian Heritabilitas dalam arti luas dan arti Sempit,
Beberapa Metode Pendugaan Heritabilitas,
Makna Heritabilitas dalam Pemuliaan Tanaman,
Beberapa parameter statistik dalam mengukur kemajuan seleksi program pemuliaan tanaman.

 
1. Orientasi
2. Tanya jawab
3. Diskusi
13
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang Heterosis,
Tangkar Dalam,
Pembentukan Galur Murni dan Varietas Hibrida,
Male Sterility dan Produksi Hibrida.

 

Varietas sintetik dan Hibrida
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang
Heterosis,
Tangkar Dalam,
Pembentukan Galur Murni dan Varietas Hibrida,
Male Sterility dan Produksi Hibrida.

 
1. Orientasi
2. Tanya jawab
3. Diskusi
5 %
14
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang Heterosis,
Tangkar Dalam,
Pembentukan Galur Murni dan Varietas Hibrida,
Male Sterility dan Produksi Hibrida.

 

Varietas sintetik dan Hibrida
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang Heterosis,
Tangkar Dalam,
Pembentukan Galur Murni dan Varietas Hibrida,
Male Sterility dan Produksi Hibrida.

 
1. Orientasi
2. Tanya jawab
3. Diskusi
15
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang
Adaptasi,
Uji Adaptasi,
Stabilitas Genetik

 

Adaptasi dan Stabilitas Tanaman
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang
Adaptasi,
Uji Adaptasi,
Stabilitas Genetik

 
1. Orientasi
2. Tanya jawab
3. Diskusi
5 %
16
 

UAS
 
 
 
Sumber Bacaan
-1. Allard, R.W. 15%0. Principles of Plant Breeding. John Wiley & Sons, Inc., New York. 465 p.
2. Bari, A., S. Musa, dan E. Sjamsudin. 1974. Diktat Pengantar Pemuliaan Tanaman. Fakultas Pertanian IPB, Bogor. 83 hal.
3. Eberhart, S.A. and W.L. Russel. 15%6. Stability parameters for comparing varieties. Crop Sci. 6:36-40.
4. Falconer, D.S. 15%0. Introduction to Quantitative Genetics. Longman, London. 365 p.
5. Finlay, K.W. and G.N. Wilkinson. 15%3. The analysis of adaptation in a plant breeding programme. Australian J. Agric. Res. 14:742-754.
6. Gomez, K.A. dan A.A. Gomez. 1995. Prosedur Statistika untuk Penelitian Pertanian (diterjemahkan oleh E. Sjamsudin dan J.S. Baharsjah). Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta. 698 hal.
7. Hayward, M..D., N.O. Bosemark, dan I. Romagosa. 1993. Plant Breeding: Principles and Prospects (Part 3: Sources of variation). Chapman and Hall, London. 550 hlm.
8. Hayward, M..D., N.O. Bosemark, dan I. Romagosa. 1993. Plant Breeding: Principles and Prospects (Part 4: Assessment of variation). Chapman and Hall, London. 550 hlm.
9. Hayward, M..D., N.O. Bosemark, dan I. Romagosa. 1993. Plant Breeding: Principles and Prospects (Part 6: Selection methods). Chapman and Hall, London. 550 hlm.
10. Hayward, M..D., N.O. Bosemark, dan I. Romagosa. 1993. Plant Breeding: Principles and Prospects (Part 7: Adaptation). Chapman and Hall, London. 550 hlm.
11. Hayward, M..D., N.O. Bosemark, dan I. Romagosa. 1993. Plant Breeding: Principles and Prospects (Part 8: Specific trait breeding). Chapman and Hall, London. 550 hlm.
12. Mak, C., B.L. Haveys, and J.D. Berdahl. 1978. An evaluation of control plot and moving means for error control in barley nurseries. Crp Sci. 18:870-873.
13. Perkins, J.M. and J.L. Jinks. 15%8. Environmental and genotype environmental components of variability III. Multiple lines and crosses. Heredity 23:339-356.
14. Phoelman, J.M and D.A. Sleper. 1995. Breeding Field Crops. Iowa State Univ. Press. Ames, Iowa. 494p.
15. Poespodarsono, S. 1988. Dasar-dasar ilmu pemuliaan tanaman. PAU-LSI IPB, Bogor. 169 hal.
 
 
Untitled Document
 
KONTAK
 
Prodi Agroteknologi, Pertanian dan Peternakan
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Jl. HR. Soebrantas No. 155 KM. 18 Simpang Baru Panam Pekanbaru 28293
Jl. HR. Soebrantas No. 155 KM. 18 Simpang Baru Panam Pekanbaru 28293
prodi@agrotekuin.com
www.agrotekuin.com
     
INFORMASI PENGUNJUNG
 
 Hari ini 60
 Bln ini 1,905
Total Kunjungan 487,037
 
 
 
  All Rights Reserved. Created 2011. Revisi 2016.
  Developed by Irsyadi Siradjuddin